Sistem Operasi Android
K-Studio
May 01, 2017
0
Sistem Operasi Android
Android adalah sistem operasi terkini sebuah ponsel besutan
perusahaan raksasa Google. Sistem operasi ini sudah mulai digunakan oleh vendor
terkemuka dibidang PDA berlayar sentuh yaitu HTC diikuti oleh vendor lokal IMO
yang barangkali ingin mencoba sedikit peruntungannya. Mengandalkan berbagai
fitur milik Google yang kabarnya menjadi ancaman bagi perusahaan lainnya sekelas
Microsoft dan Yahoo. Android berusaha mencuri perhatian melalui Maps, Search
hingga browsernya yang diklaim jauh lebih ringkas dan cepat. Sayangnya
keterbatasan budget kantong pribadi menjadi salah satu kendala untuk menjajal
sistem operasi ini. Masih berharap Google bakalan menyediakan Simulator
Developmentnya seperti halnya BlackBerry dan Windows Mobile tempo hari.
Sejarah Penemu Android Pertama Kali
Tidak henti-hentinya tekhnologi
dikembangkan oleh orang-orang yang memang sudah mahir dibidangnya, bahkan
banyak sistem baru yang lebih banyak digandrungi oleh pecinta internet. Belum
lama ini Android melejit namanya menembus pasaran, hape-hape android pun saat
ini laris manis terjual dipasaran. Sebenarnya siapa sih orang pintar yang
menciptakan hape pintar android ini, berikut penjelasannya tentang sejarah
penemu android pertama kali.
Android, Inc. didirikan di Palo
Alto, California, pada bulan Oktober 2003 oleh Andy Rubin (pendiri Danger),
Rich Miner (pendiri Wildfire Communications, Inc.), Nick Sears (mantan VP
T-Mobile), dan Chris White (kepala desain dan pengembangan antarmuka WebTV)
untuk mengembangkan "perangkat seluler pintar yang lebih sadar akan lokasi
dan preferensi penggunanya"
Pada awalnya, Tujuan pengembangan
Android adalah untuk mengembangkan sebuah sistem operasi canggih yang
diperuntukkan bagi kamera digital, namun kemudian disadari bahwa pasar untuk
perangkat tersebut tidak cukup besar, dan pengembangan Android lalu dialihkan
bagi pasar telepon pintar untuk menyaingi Symbian dan Windows Mobile (iPhone
Apple belum dirilis pada saat itu).
Meskipun para pengembang Android
adalah pakar-pakar teknologi yang berpengalaman, Android Inc. dioperasikan
secara diam-diam, hanya diungkapkan bahwa para pengembang sedang menciptakan
sebuah perangkat lunak yang diperuntukkan bagi telepon seluler. Masih pada
tahun yang sama, Rubin kehabisan uang. Steve Perlman, seorang teman dekat
Rubin, meminjaminya $10.000 tunai dan menolak tawaran saham di perusahaan.
Pada tanggal 17 Agustus 2005
Google mengakuisisi Android Inc, menjadikannya sebagai anak perusahaan yang
sepenuhnya dimiliki oleh Google. Pendiri Android Inc. seperti Rubin, Miner dan
White tetap bekerja di perusahaan setelah diakuisisi oleh Google. Setelah itu,
tidak banyak yang diketahui tentang perkembangan Android Inc., namun banyak
anggapan yang menyatakan bahwa Google berencana untuk memasuki pasar telepon
seluler dengan tindakannya ini. Di Google, tim yang dipimpin oleh Rubin mulai
mengembangkan platform perangkat seluler dengan menggunakan kernel Linux.
Google memasarkan platform tersebut kepada produsen perangkat seluler dan
operator nirkabel, dengan janji bahwa mereka menyediakan sistem yang fleksibel
dan bisa diperbarui. Google telah memilih beberapa mitra perusahaan perangkat
lunak dan perangkat keras, serta mengisyaratkan kepada operator seluler bahwa
kerjasama ini terbuka bagi siapapun yang ingin berpartisipasi.
Spekulasi
tentang niat Google untuk memasuki pasar komunikasi seluler terus berkembang
hingga bulan Desember 2006 BBC dan Wall Street Journal melaporkan bahwa Google
sedang bekerja keras untuk menyertakan aplikasi dan mesin pencarinya di
perangkat seluler. Berbagai media cetak dan media daring mengabarkan bahwa
Google sedang mengembangkan perangkat seluler dengan merek Google. Beberapa di
antaranya berspekulasi bahwa Google telah menentukan spesifikasi teknisnya,
termasuk produsen telepon seluler dan operator jaringan. Pada bulan Desember
2007, InformationWeek melaporkan bahwa Google telah mengajukan beberapa
aplikasi paten di bidang telepon seluler.
HTC Dream, ponsel Android
pertama.
Pada tanggal 5 November 2007,
Open Handset Alliance (OHA) didirikan. OHA adalah konsorsium dari
perusahaan-perusahaan teknologi seperti Google, produsen perangkat seluler
seperti HTC, Sony dan Samsung, operator nirkabel seperti Sprint Nextel dan
T-Mobile, serta produsen chipset seperti Qualcomm dan Texas Instruments. OHA
sendiri bertujuan untuk mengembangkan standar terbuka bagi perangkat seluler.
Saat itu, Android diresmikan sebagai produk pertamanya; sebuah platform
perangkat seluler yang menggunakan kernel Linux versi 2.6. Telepon seluler
komersial pertama yang menggunakan sistem operasi Android adalah HTC Dream,
yang diluncurkan pada 22 Oktober 2008.
Pada tahun
2010, Google merilis seri Nexus; perangkat telepon pintar dan tablet dengan
sistem operasi Android yang diproduksi oleh mitra produsen telepon seluler
seperti HTC, LG, dan Samsung. HTC bekerjasama dengan Google dalam merilis
produk telepon pintar Nexus pertama, yakni Nexus One. Seri ini telah diperbarui
dengan perangkat yang lebih baru, misalnya telepon pintar Nexus 4 dan tablet
Nexus 10 yang diproduksi oleh LG dan Samsung. Pada 13 Maret 2013, Larry Page
mengumumkan dalam postingan blognya bahwa Andy Rubin telah pindah dari divisi
Android untuk mengerjakan proyek-proyek baru di Google. Ia digantikan oleh
Sundar Pichai, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala divisi Google Chrome,
yang mengembangkan Chrome OS.
Sejak tahun 2008, Android secara bertahap telah melakukan sejumlah
pembaruan untuk meningkatkan kinerja sistem operasi, menambahkan fitur baru,
dan memperbaiki bug yang terdapat pada versi sebelumnya. Setiap versi utama
yang dirilis dinamakan secara alfabetis berdasarkan nama-nama makanan pencuci
mulut atau cemilan bergula; misalnya, versi 1.5 bernama Cupcake, yang kemudian
diikuti oleh versi 1.6 Donut. Versi terbaru adalah 4.4 KitKat, yang dirilis
pada 31 Oktober 2013.
Demikianlah informasi yang saya ketahui dari internet tentang sejarah keberadaan android di dunia gadget.
Demikianlah informasi yang saya ketahui dari internet tentang sejarah keberadaan android di dunia gadget.

No comments